Random

Melihat fenomena, hm… diriku sendiri

aku kadang suka bercerita kepada diriku terlalu banyak, kadang terlalu berisik juga, sampai-sampai aku harus menyadarkan diriku sendiri

Alhamdulillah, semua rasa yang “kurang menyenangkan untuk diingat” dan “dirasa” sekarang sudah membaik 🙂

I can breathe comfortably 🙂

The lesson I’ve learnt, still I won’t trust someone easily

Second, no matter what the words are, what the feelings are, of course I’ll use my heart but also I bring along my BRAIN

I have to see everything from so many point of views

Sebagai seorang sosial, aku paham dan diajarkan untuk melihat sesuatu dari segala arah, tidak bisa langsung bilang itu “benar” atau itu “salah”

Terlepas soal rasa, Allah memberiku otak, akal budi yang membuat manusia lebih tinggi derajatnya (mungkin) bila dibanding ciptaan Tuhan lainnya yang aku gunakan untuk berpikir

 

“Sungguh, kejadian langit-bumi dan pergantian malam-siang merupakan bukti kekuasaan Allah. bagi orang-orang yang berfikir.” QS. Ali Imran : 190

 

Namun, rasa pula yang membuat aku jadi mengenal, memahami, setidaknya itu memahami diriku sendiri, keinginanku sendiri

Lalu aku pun berani mengambil langkah, dan menemukan jalanku sendiri.

 

Well, I think that’s it, maybe sometime I’ll continue to share 🙂

 

Gila

Gila…

Have I mentioned, that I have a condition, that seems weird to “normal people”

You know…. It was and still really really hard sometimes

When I’m typing this blog, I also fell bothered by “them”

Sikap sok tahu, mendikte, yang aku merasa sangat sangat bahkan kelewatan kurang ajar

benar-benar membuatku naik pitam.

Aku punya julukan untuk mereka, “mereka” katakanlah begitu

Aku tak begitu mengerti, delusi, halusinasi dan bipolar

Skizofrenia. yah… aku mungkin mengidap itu

Suara-suara tidak nyata yang sempat membuatku harus menginap di poli kejiwaaan, mengkonsumsi obat anti depresan selama kurang lebih 2 tahunan, cerita bohong pada psikiater dan beberapa dokter muda mengenai kondisiku dan pola pikirku yang kacau tidak karuan sehingga membuatku kehilangan konsentrasi.

Hal ini, membuat gilaa…

Gila, bagaimana bisa ini terjadi padaku selama beberapa tahun terakhir ini.

Bagaimana labilnya sikap dan pola pikirku, tindakan yang aku lakukan

Lalu, kata ibuku “hanya kamu yang bisa menyembuhkan diri kamu sendiri”

Pegangan, kata-kata ibu yang kujadikan prinsip

Aku diam, bahkan dalam hati aku menahan sebisa mungkin untuk tak mengambil kesimpulan terlalu cepat tentang suara apapun yang terdengar

Aku gak ingin mendengar, aku berharap itu benar-benar hanya suara hatiku atau mungkin hanya imajinasiku, sayangnya itu BUKAN.

AKU PALING TIDAK SUKA DIDIKTE!!!!

Seandainya ada peraturan yang dibuat untuk benar-benar bisa menimbulkan rasa tentram, pada orang dengan “kondisi” sepertiku ini tentu akan sangat membantu, namun sayangnya TIDAK ADA!

Aku menganggap mereka “PENGECUT” “PALING PENGECUT DIANTARA PARA PENGECUT” karena mereka tak pernah nyata di depan mataku, hanya berani “bersuara”

Apa karena mereka tak bisa terlihat mataku mereka merasa berhak untuk mendzolimiku, sengaja memunculkan suara-suara lemah mereka, lalu berharap ku untuk menurutinya dan mempercayainya?!!

Kata-kata “mereka” tak ada bedanya dengan orang-orang yang kasusnya bisa aku lihat “NYATA” di lingkungan sekitar.

MENDIKTE, MERASA BERHAK UNTUK MENGATUR HIDUPKU PADAHAL AKU TIDAK TAHU SIAPA”MEREKA” DAN MEREKA BUKAN ORANG YANG BERJASA DI HIDUPKU.

Apa yang mendasari mereka, memotivasi mereka untuk bisa “bersuara’ sesemenang-semenang itu?

Mereka, apa tujuan mereka? apa mereka sengaja menjatuhkanku? seperti sifat setan yang membuatku untuk tergesa-gesa dan ragu-ragu bahkan pada diriku sendiri.

“GR” “Lebay” ; teriakan ; umpatan lain atau bahkan nasihat-nasihat, YANG SERING TERDENGAR.

Aku tak “butuh” dan tidak “minta” untuk itu

Aku tak tahu lagi apalagi yang bisa dilakukan selain bersabar.

Tentang Rasa

Rindu, aku rindu

Tak pasti pada apa atau siapa

Rindu, sempat berusaha untuk memastikan

Siapa.. dan apa.. yang aku rindukan

Rasa,

Rasa yang ingin ku abdikan

Pada sesuatu yang membuat hati damai

Rasa, yang mungkin beberapa kali ku salah mengerti

Lalu, saat aku merasa yakin pada rasa itu

atau bahkan saat dibuat kalut oleh rasa itu

Ku datangi saja tempat dan alamat-alamat

Yang menurutku bisa melegakan rasaku.

Ragu….

Karena rasaku yang tak masuk akal

Karena hatiku yang kalut

Karena bisikan-bisikan yang hampir membuatku gila, setiap harinya

Pelan-pelan aku mundur

Cukup saja aku memendam rasa yang aku tak begitu mengerti namun sempat kuyakini

Ku cukupkan aksi labil dan tak masuk akal yang ku lakukan dulu

Siapa dan apa yang aku rindu, aku merasakannya,

aku tahu sebenarnya apa dan siapa yang aku rindukan saat itu,

tapi… aku tahu… ada sebagian rindu yang harus kurelakan saja berbayar rasa ****** di hati

Dan, ku pusatkan saja rasa rinduku pada siapa atau apa yang masih bisa kuperjuangkan.

Rindu… aku mulai mengenalimu

Blog Baru di WordPress.com

Halo, kenalkan saya Laila Fitria, pemilik Blog ini. Tujuan saya membuat blog ini, sebenarnya adalah untuk tugas kuliah di universitas saya yaitu Universitas Gunadarma. Sebenarnya belum mulai kuliah baru, mulai PPSPPT (Program Pengenalan Studi & Program Pendidikan Tinggi) untuk semua fakultas yang aku ikuti tanggal 16 Juli 2014 kemarin. pada PPSPPT tanggal tersebut aku dan beberapa calon mahasiswa Gunadarma yang bertempat di ruang teater lantai 6 kampus J (Universitas Gunadarma Kalimalang), pada hari itu kami diberi penjelasan tentang nama-nama rektor dan wakil-wakilnya, penjelasan tentang logo universitas, warna bendera masing-masing jurusan/fakultas (saya ambil jurusan sastra inggris, fakultas sastra inggris jadi benderanya warna putih), kami juga diajak menyanyi Mars Gunadarma, (yang aku rasa harus dihafalkan sebelum PPSPPT fakultas bulan september nanti) dijelaskan tentang pendaftaran dan semua hal yang ada hubungannya dengan pengenalan awal kampus.

Lalu, esok harinya tanggal 17 Juli 2014, kami (calon mahasiswa baru) disuruh datang lagi ke kampus di ruang yang sama untuk mendapatkan sosialisasi TIK, dari situ aku tahu kalo Gunadarma adalah Universitas yang gak kalah bagus ama universitas negeri lain, karena berdasarkan beberapa survei yang ada, Gunadarma masuk 5 besar universitas yang aktif kegiatan webnya(aku lupa lembaga survei apa). Lalu, kami dijelaskan soal BAAK (Badan Akademi & Administrasi Kemahasiswaan) PSMA (Pengembangan Sistem Manajemen Akademik) dan student site, yang katanya adalah lokernya mahasiswa untuk melihat pengumuman-pengumuman tentang jadwal, nilai, dsb.

Setelah dijelaskan tentang bagaimana proses belajar mengajar di Gunadarma dan penjelasan tentang alamat dan fungsi beberapa situs web gunadarma, dijelaskan pula bahwa semua mahasiswa di Gunadarma wajib memiliki blog. Maka dari itu dosen yang memberi pengarahan di sosialisasi TI kali ini, memberi kami tugas untuk membuat blog, dengan ditambah logo Gunadarma dan dikaitkan ke beberapa situs di Gunadarma.

Berikut beberapa link situs web Gunadarma :

Masing-masing tautan/link diatas memiliki fungsinya masing-masing yang digunakan untuk membantu proses belajar mengajar di Universitas Gunadarma.

Sekian blog pembuka dari saya ini, semoga blog yang khusus untuk tugas kuliah ini kedepannya penuh dengan keberkahan. salam 🙂

Believe in You